Rabu, 12 Agustus 2009

7 Keajaiban Dunia

Sekelompok siswa sedang mempelajari tentang 7 Keajaiban Dunia. Dan mereka disuruh beri contoh apa saja 7 Keajaiban DiDunia, dan ditulis dalam selembar kertas, lalu dikumpulkan.
Beberapa saat kemudian semua siswa sudah mengumpulkan, karena soalnya sangat mudah.




Tujuh Keajaiban Dunia adalah:
1. Piramida
2. Taj Mahal
3. Tembok Besar China
4. Menara Pizza
5. Candi Borobudur
6. Menara Eifel
7. Kuil Parthenon.

Lalu sang guru melihat seorang Murid yang belum mengumpulkan kertas kerjanya. Jadi guru bertanya apa ia kesulitan???
murid itu menjawab, ya... Sedikit, saya tidak bisa memilih karena terlalu banyak, sang guru berkata, baik. Katakan pada kami, apa yang kamu miliki, mungkin kamu bisa membantu mu.
Murid itu ragu sejenak, kemudian membacakannya. Saya fikir Tujuh Keajaiban Dunia Adalah:

1. Bisa Melihat
2. Bisa Mendengar
3. Bisa Bernafas
4. Bisa Merasakan
5. Bisa Tertawa
6. Bisa Mencintai
7. Dan Bisa Berfikir

Lalu Ruang kelas itu ramai, karena murid - murid yang lain pada tertawa. Lalu murid itu berbicara, alangkah mudahnya bagi kita untuk melihat pada Exploitasi manusia dengan menyebutnya hal itu sebagai "KEAJAIBAN" Sementara kita lihat lagi semua yang telah Allah berikan untuk kita, kita menyebutnya sebagai "BIASA" Lalu ruang kelas pun menjadi sunyi.
Semoga hari ini anda bisa diingatkan tentang segala hal yag benar - benar ajaib dalam kehidupan anda.

Sang Juara


 Ada seorang anak yang mengikuti lomba mobil balap mainan. Suasana pada saat itu sangat meriah, karena itu adalah babak final.
Hanya tersisa 4 orang peserta, mereka memamerkan mobil mainan yang dimiliki kepada penonton. Semuanya mobil buatan sendiri, dan memang itulah peraturannya. Ada seseorang peserta bernama alvin. Mobilnya tak istimewa, namun ia termaksud dalam 4 orang anak yang masuk final.
Dibanding lawannya, mobil dialah yang paling tidak sempurna, dengan kayu yang sederhana dan sedikit lampu yang berkedip diatasnya, tentu tidak sebanding dengan hiasan mewah yang dimiliki mobil dari peserta lainnya, namun ia bangga karena mobil itu buatan ia sendiri.
Tibalah saat yang dinantikan, setiap anak mulai bersiap di garis start untuk mendorong mobil mereka kencang - kenacng. Dan sebelum lomba itu dimulai, alvin tampak berkomat kamit seperti sedang berdoa, matanya terpejam dengan tangan dilipat. Lalu, semenit kemudian ia berkata, YA AKU SIAP.
Dan DORR... Tanda telah dimulai, dengan satu hentakan kuat, mereka mendorong mobilnya. dan akhirnya mobil alvin lah yang duluan sampai finish. Semuanya senang, begitu juga alvin. Ia berucap dan berkomat kamit dalam hati TERIMA KASIH.
Saat pembagian piala, ketua panitianya berkata. Hey jagoan, pasti kamu tadi berdoa kepada Allah untuk menang yah???
Jawab alvin, tidak pak, bukan itu yang saya doakan. Sepertinya tidak adil untuk meminta kepada Allah untuk menolong ku mengalahkan orang lain.
itu sama saja saya mendoakan orang lain untuk kalah. Saya hanya bermohon pada Allah, supaya aku tidak menangis jika aku kalah, dan tidak akan sombong jika aku menang.

Paku


 Ada seorang anak laki - laki yang bersifat pemarah. Untuk mengurangi kebiasaan sang anak, ayahnya membelikan sekantong paku dan mengatakan pada anak itu untuk memakukan paku tersebut kesebuah balok kayu setiap kali dia marah.
hari pertama ia telah memakukan 30 paku ke balok, hari demi hari pun telah dilalui, dan setelah bebrapa bulan, akhirnya tiba saat nya dimana anak tersebut merasa bisa mengendalikan amarahnya dan tidak cepat kehilangan kesabarannya. Ia mengusulkan kepada ayahnya agar ia mencabut 1 paku setiap hari dimana ia tidak marah.
Hari demi hari berlalu, anak itu memberi tahu ke ayahnya bahwa paku tersebut sudah tercabut, lalu ayahnya menuntun anaknya ke balok tersebut.
jawab ayahnya, yaa... kamu telah berhasil dengan baik, tetapi lihatlah lubang - lubang di balok ini. Balok ini tidak akan pernah bisa sama seperti sebelumnya, ketika kamu mengatakan sesuatu dalam kemarahan, kata - kata mu akan meninggalkan bekas seperti ini di hati orang lain.
Kamu dapat menusukan pisau pada seseorang, lalu mencabut pisau itu. Tetapi tidak peduli berapa kali kamu minta maaf, luka itu tetap ada, dan luka karena kata - kata adalah sama buruknya dengan luka fisik. 

Jendela Rumah Sakit


Ada 2 orang pria yang sedang sakit keras, dan mereka hanya diperbolehkan berbaring saja, tetapi ada seorang pasien yang diharuskan duduk ditempat ditidur selama 1 jam setiap sore, untuk mengosongkan cairan didalam paru - parunya. Kebetulan tempat tidurnya berada disisi jendela. pria itu pria ke 3
Lalu 2 pria yang sakit keras itu setiap hari saling bercakap - cakap selama beberapa jam, mereka membicarakan istri, keluarga, rumah, dan tempat - tempat yang dulu pernah mereka kunjungi. Dan setiap sore, jika pria ke 3 itu diperbolehkan duduk, ia slalu menceritakan keadaan diluar sana kepada 2 pria tersebut. Selama beberapa minggu pria ke 3 slalu begitu, ia slalu menceritakan keindahan, keramaian, dan kesanangan yang ada diluar sana. suatu pagi, perawat datang untuk memeriksa keadaan kondisi para pasien, dan iya mendapati ternyata pria ke 3 itu telah meninggal dunia dengan tenang diDalam tidurnya. Perawat itu sedih, lalu memanggil perawat lainnya untuk memindahkannya ke ruang jenazah. Kemudian pria disamping meminta agar ia dipindahkan ke tempat tidur dekat jendela itu. dan perawat itu bersedia untuk memindahkannya. Ketika semuanya selesai, perawat itu meninggalkan pria tadi di kamar barunya.
Lalu pria itu pun memaksakan dirinya untuk bangun, ia ingin sekali melihat keadaan dunia luar melalui jendela itu. Akhirnya ia pun berada di posisi duduk, dan ia menoleh ke jendela itu. dan apa yang dilihatnya??? Ternyata jendela itu menghadap ke sebuah TEMBOK kosong.
Ia berseru - seru memanggil perawat, dan menanyakan apa yang membuat teman sekamarnya yang sudah wafat tadi bercerita seolah - olah meliha pemandangan yang luar biasa indah dari balik jendela itu. Perawat itu menjawab, sesungguhnya pria tadi adalah seseorang yang buta, bahkan untuk melihat tembok saja ia tidak bisa, barang kali ia memberimu semangat hidup jawab perawat itu.

Kita percaya, setiap kata slalu bermaknya bagi setiap orang yang mendengarnya. Setiap kata adalah layaknya pemicu yang mampu menelisik sisi terdalam manusia, dan membuat kita melakukan sesuatu. Kata - kata akan selalu memacu dan memicu kita untuk menggerakan setiap anggota tubuh kita dalam berfikir dan bertindak.

Malaikat Pelindung

Kisah ini tentang seorang Anak yang ingin diturunkan ke Dunia, dan sekarang ia masih berada di Sorga dan ia sedang berhadapan dengan Allah. Anak itu pun berkata, apakah disana nanti hidup saya akan aman??? bagai mana jika disana nanti saya akan sakit,  siapa yang akan melindungi saya nanti?? lalu Allah menjawab Malaikat pelindung pasti akan melindungi mu. lalu anak itu berkata lagi, bagai mana jika Malaikat pelindung itu tidak menjaga saya, dan bagai mana jika disana nanti terjadi peperangan, apakah malaikat pelindung itu akan melindungi saya??? lalu Allah menjawab Malaikat Pelindung Mu itu pasti akan melindungi mu setiap saat, bahkan setiap detik, dia akan melindungi mu dengan segenap hati, dan malaikat pelindung itu akan mempertaruhkan nyawa nya untuk menyelamatkan diri mu. Dan anak itu bertanya kembali, lalu bagai mana jika malaikat pelindung itu sakit, dan bagai mana jika malaikat pelindung itu tidak ada disamping saya, apakah malaikat pelindung itu bisa tetap untuk menjaga saya??? lalu Allah menjawab Malaikat pelindung itu pasti akan tetap menjaga mu, walau pun ia tidak akan selalu berada disamping kamu, "Anak itu pun memotong pembicaraan nya" bagaimana bisa, malaikat itu kan tidak ada di dekat saya, dan Allah menjawab, malaikat itu memang tidak disamping Mu, tetapi doa dari malaikat pelindung Mu itu pasti akan melindungi Mu, karena doa dari malaikat PelindungMu itu adalah doa yang paling terdengar, dan tidak terkalahkan oleh apapun. Dan anak itu bertanya, memang siapa malaikat pelindung yang akan menjaga saya saat saya berada di Dunia. Allah Menjawab, kamu bisa memanggil Malaikat pelindung itu dengan Sebutan "IBU".

Senin, 10 Agustus 2009

Cangkir Yang Cantik

Ada seorang pengrajin melempar tanah liat yang sangat kotor
dan sangat lah tak berharga di Sebagian Mata orang. Ia memutar - mutar tanah liat itu dan tanah itu berkata aku pusing, aku mau berhenti. Tetapi kata pengrajin TIDAK.
Lalu pengrajin itu menonjok dan meninju tanah liat itu, lalu tanah itu berkata, sudahlah, hentikan aku tidak tahan lagi, tetapi kata pengrajin itu TIDAK.
Bahkan yang lebih buruk lagi, tanah itu dimasukan ke dalam perapian. Dan akhirnya pengrajin itu mengangkat tanah liat itu yang sudah berbentuk cangkir dan membiarkan cangkir itu sampai dingin. lalu tanah itu berkata, akhirnya selesai juga penderitaan itu. Tetapi belum, ternyata pengrajin itu membawa cangkir itu ke seorang pengrajin lain untuk dicat, lalu pengrajin cat itu mulai mencat cangkir tersebut. Bau catnya sangat tidak enak, sangatlah tersiksa rasanya, stop, stop, jerit cangkir itu, tetapi pengrajin cat itu tidak menghiraukan jeritan cangkir tersebut. Lalu setelah pengecatan selesai, pengrajin cat itu membawa cangkir tersebut ke pengrajin yang lain, disana cangkir itu kembali dipanaskan, didinginkan, dan dipanaskan lagi secara berulang - ulang. Cangkir itu merintih - rintih kesakitan, iya menangis dan berteriak - teriak minta tolong, tetapi tidak ada yang menghiraukannya. Lalu, akhirnya cangkir itu pun didinginkan, setelah cangkir itu mulai dingin, cangkir itu pun melihat dirinya di cermin, cangkir itu sangatlah terkejut melihat dirinya itu dan tidak percaya, dihadapannya, berdiri sebuah cangkir yang sangat indah dan cantik, dan itu adalah dirinya. Semua penderitaan dan sakit cangkir itu hilang saat ia melihat dirinya itu.

Sepeti itulah Allah membentuk kita. Pada saat Allah membentuk kita, tidaklah menyenangkan, sakit, penuh penderitaan, dan banyak air mata yang harus di teteskan. Tetapi inilah cara satu - satu nya untuk kita supaya menjadi cantik dan memancarkan kemuliaannya.